Pengalaman Mengembalikan Partisi Hardisk Yang Tidak Terbaca di Windows 7

3 12 2011

Sontak gue melakukan sujud syukur. Tanpa terasa, beberapa butir air mata meleleh di pipi yang halus ini. Kebahagiaan itu begitu besar, seakan Timnas Sepakbola Indonesia berhasil memenangkan Sea Games 2011 melawan Malaysia.

Itulah yang terjadi, setelah goncangan kejiwaan yang begitu dalam saat sang kompie tercinta mendadak eror. Kenapa begitu?

Untuk diketahui, gue memasang dua buah hardisk SATA di dalam CPU. Hardisk pertama merk Hitachi (primer, 80 Gb), yang gue format menjadi dua partisi masing-masing 40 Gb. Partisi pertama (C) untuk sistem Windows 7. Partisi kedua (D) untuk data, games, dan lain-lain. Sedangkan hardisk kedua merk Western Digital atau WD (secondary, 160 Gb), satu partisi (E). Hardisk inilah yang paling penting, karena isinya hasil download gue sejak tahun 2003, berupa musik, film, dokumentasi pribadi, foto-foto kenangan, dan sebagainya. Selain itu, gue juga memindahkan default instalation folder (program file) ke partisi ini, karena lokasi default (C) sudah penuh. Selain dua hardisk diatas, gue juga memasang dua hardisk eksternal yang senantiasa colok, masing-masing berkapasitas 40 Gb dan 250 Gb. Merknya dua-duanya gue lupa.

Semua kekisruhan ini berawal dari tindakan preventif gue, melakukan pengecakan kondisi hardisk dengan menggunakan Software Tune Up Utilities 2012. Saat itu gue melakukan defragmented hardisk, karena si Tune Up bilang kalo hardisk gue membutuhkan tindakan defragment mendesak. Alhasil, gue lakukanlah perintah sang software terkenal ini. Tidak ada kejanggalan hingga proses selesai.  Saat itu gue sedang nonton film Transformers bersama ponakan gue, saat kompie gue mulai hang (cursor beku, tidak bisa melakukan perintah apapun). Gue tekan ctrl + alt + del, namun tidak ada reaksi. Akhirnya gue paksakan melakukan restart via CPU. Disinilah keanehan mulai terjadi.

Saat kompie gue restart, dia melakukan booting yang jauh lebih lama dari biasanya. Setelah sabar menunggu, akhirnya dia masuk ke windows. Namun di halaman windows, cursor kembali beku. Gue tekan lagi tombol restart, namun dia malah gagal booting. Gue mulai panik, keringat mulai bercucuran. Gue restart lagi, namun saat mode awal, hardisk WD gue terbaca sebagai BzBzBzbZbZ. Gue menelan ludah. Apakah gue harus kehilangan hasil keringat download gue sejak tahun 2003?

Ini sangat mengecewakan, karena beberapa hari sebelumnya gue udah melakukan make over terhadap si kompie. Mouse dan keyboard konvensional, gue ganti dengan yang wireless. Monitor tabung, gue ganti dengan SAMSUNG LCD 17” square. Bahkan gue juga membeli stick Playstation + Converter to PC yang wireless! Kata ponakan gue, CPU nya mungkin iri karena yang lain diganti, kenapa dia tidak. Hmm.. Mungkin saja sih.

Gue mencoba tenang. Dengan membakar rokok dan meracik kopi, mungkin itu akan memberikan pencerahan. Gue cabut hardisk WD, dan membiarkan Hitachi booting sendirian. Gue berpikir, mungkin saja Power Supply (PSU) gue sudah mulai lemah. Maklum, merk iCute 230 volt yang gue beli tahun 2010 sepertinya bukan PSU super power. Apalagi selain 2 hardisk internal dan 2 hardisk eksternal diatas, gue juga memasang VGA NVIDIA GeForce 8400 GS, LAN Card, dan Fire Wire Card. Tapi gue berpikir lagi, harga PSU yang bagus lumayan mahal. Gue harus jadikan itu solusi terakhir, dengan mencari tahu masalah sebenarnya hingga benar-benar tuntas.

Gue pasang lagi si WD, dengan menukar posisi port kabel SATA di motherboard. Namun tetap dengan Hitachi sebagai primer dan WD sebagai secondary. Si hardisk terbaca dengan baik di BIOS, namun tetap tidak terbaca di explorer Windows 7. Gue check di fasilitas disk management, dia masih terdeteksi. Namun status hardisk WD gue terbaca sebagai dynamic.

Kutak katik katrok, semua tidak ada hasilnya. Semua kabel SATA di dalam CPU gue ganti dengan yang harganya lebih mahal, namun hasilnya tetap nihil. Si kompie tetap ngambek.

Dengan program HD Tune gue melakukan check hardisk, dan hasilnya hardisk gue dalam kondisi baik. Tidak ada bad sector di dalamnya. Gue yakin data gue belum hilang. Artikelnya ada disini :

http://bad-sector1.blogspot.com/

Gue coba melakukan backup dengan program Stellar Phoenix Data Recovery (ini program terbaik untuk recover data, menurut gue). Data gue terbaca dengan baik, namun sayangnya gue tidak punya media yang cukup besar untuk menampung data-data di hardisk gue yang jumlahnya sekitar 200 Gb.

Akhirnya gue mencoba download ISO Linux Puppy live CD (ukurannya sangat kecil) lalu membakarnya menjadi sebuah CD autorun dengan Ashampoo Burning Studio 10. Link Puppy Linux ada disini :

http://puppylinux.org/main/Overview%20and%20Getting%20Started.htm

Setelah booting melalui Linux Puppy live CD, ternyata partisi dari hardisk WD gue terbaca dengan baik lengkap dengan data-datanya. Berarti hardisk gue dalam kondisi baik, hanya saja partisinya tidak terbaca di Windows 7.

Kembali ke mode Windows 7, gue lalu mencoba software Easus Partition Recovery, dengan harapan software tersebut mampu mengembalikan satus partisi gue menjadi terbaca di windows. Install, kemudian gue jalankan programnya. Ternyata software ini hanya mampu melakukan recover untuk partisi dengan status basic, sedangkan partisi gue yang hilang itu statusnya dynamic. Artikelnya ada disini :

http://dash-newsbreaker.blogspot.com/2011/06/recovery-partisi-dengan-easus-partition.html

So, apakah faktor status hardisk dynamic gue menjadi penyebab kekacauan ini? Dan jika gue merubah statusnya menjadi basic, apakah data-data didalamnya aman? Pertanyaan-pertanyaan liar berkecamuk di pikiran gue.

Gue coba browsing, dan menemukan artikel ini :

http://tambelan.blogspot.com/2011/05/solusi-hardisk-drive-hilang-dynamic.html

Ternyata untuk merubah status hardisk dari dynamic menjadi basic, software yang diperlukan adalah Dynamic Disk Converter (DDC) Pro. Hebatnya, program ini mampu menjamin bahwa data-data didalamnya tidak akan hilang! Gue mulai tercerahkan. Gue coba download, instal, dan uppss.. Ada pesan eror bahwa kompie gue tidak bisa menginstal program itu! Stres gue. Saat itu secara tidak sadar ternyata sudah pukul 04.00 pagi. Tandanya gue tidak tidur seharian! Gue harus tidur saat itu juga, demi kesehatan.

Jam setengah sebelas gue baru bangun, dan langsung menyalakan kompie. Sebelumnya tentu saja tidak lupa gue menyeduh kopi dan membakar rokok. Tanpa basa-basi, gue langsung membuka kembali DDC Pro, dan JRENG.. program ini berjalan dengan baik. Ternyata kita hanya perlu restart sebelum memakai program ini (sial!).

Gue jalankan program ini, dan mengikuti petunjuk di dalamnya. Berdasarkan artikel diatas, setelah kita merubah status partisi dari dynamic menjadi basic, maka otomatis partisi kita akan muncul di windows explorer.

Gue eksekusi, dan dengan harap-harap cemas, gue lakukan restart untuk mengaplikasikan perubahan status partisi, sekaligus memunculkannya di windows explorer.

Restart, kompie booting, lalu masuk ke windows. Gue langsung menekan shortkey logo windows + E untuk membuka explorer. Dan hasilnya.. partisi tetap tidak muncul. :(

Jam 14.00. Kecewa, gue memutuskan untuk mandi lalu Sholat Dzuhur, sekaligus berdoa kepada Allah agar diberi kemudahan dalam menyelesaikan masalah yang berat ini. Gue yakin, Allah tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa diselesaikan umatnya. Selesai Sholat, gue segera beranjak menuju kompie dan menyalakannya lagi.

Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, gue memulai lagi tantangan besar ini..

Gue berpikir, partisi gue sudah menjadi basic, tapi kenapa masih belum muncul di explorer? Tiba-tiba ingatan gue kembali kepada fungsi dan kegunaan program Easus Partition Recovery, yang hanya bisa merecover partisi dengan status basic. Bukankah partisi gue kini sudah menjadi basic?

Segera gue jalankan program itu, dan benar saja, ternyata partisi yang hilang itu terbaca oleh program ini. Gue segera melakukan proses recover, dan dalam waktu beberapa saat partisi itu telah kembali muncul. Bahkan labelnya terbaca dengan baik.

Alhamdulilahirabilalamin..

Setelah memastikan semua data telah kembali, kini ada sedikit hal yang mengganjal. Drive letter partisi menjadi ngaco. Gue kurang suka jika letter hardisk berada setelah letter DVD Rom. Untungnya gue punya solusi untuk merubah drive letter seperti ini. Caranya :

Buka windows eksplorer –> klik kanan My Computer –> pilih manage –> pilih Storage –> Disk Management –> klik kanan pada drive yang ingin kita rubah letternya –> pilih Change Drive Letter and Paths –> ganti drive letternya –> siapkan bantal di lantai –> banting mouse (karena bahagia) ke lantai.

Akhirnya hasil download gue selama bertahun-tahun itu (masih) bisa terselamatkan.

Kesimpulan dari pengalaman gila gue ini :

“Jangan lupa Sholat sebelum membetulkan komputer”

Salam Rock n’ Roll!


Aksi

Information

41 responses

17 12 2011
Anonymous

bos, terimakasih infonya
hardisk gue tadinya normal
lalu gue salah instal jadinya hardisk kena SIMPLE VOLUME
artikel agan memberi inspirasi tuk gunakan Dynamic Disk Converter (DDC) Pro membuat hardisk gue jadi normal lagi,
trimakasih agan

17 12 2011
1zzy

hahahaha.. gue memang tokoh inspiratif!

8 01 2012
Anonymous

thank gan, gw smbrngan instal windows 7 tnp prhatikan, akhirnya Drive D: gw ilang, gw pke saran ini. nrmal kmbl data2 ksayangan gw gan. kmbangkan trus gan. trims’.

12 01 2012
1zzy

tekun dan tawakal, itu aja tipsnya.

8 01 2012
andre

ghc

11 01 2012
Junadi Mardiyanto

article yang sangat bagus … terus pesannya juga sangat bagus “Jangan lupa Sholat sebelum membetulkan komputer” …. tapi ……….. tidur jam 04.00 bangun Jam 11.00 …… trus sholat subuhnya gimana ….?

12 01 2012
1zzy

nah, karena ga solat subuh itulah makanya proses pembetulannya mandek. setelah solat Dzuhur & berdoa dengan khusyuk, alhamdulilah, lancar jaya! :D

4 04 2012
dhentanto

mantapp bro!!!!…gw mo nanya..gmn caranya benerin sata internal hardisk yg udah bunyi waktu nyala!!!?????

8 04 2012
1zzy

gampang bro.. pertama, lo bongkar casing kompie lo, trus nyalain komputer lo (dlm keadaan casing terbuka), sekitar 15 belas menit. Selanjutnya, shutdown kompie lo, cabut semua kabel yg berhubungan dgn listrik, trs cabut hardisk lo. Diemin sekitar 25 menit, trus pasang lg hardisk nya. Abis itu lo ambil kapas, trus sumpel di kedua lubang kuping lo. Coba lo nyalain lg kompie lo. Gue jamin, bunyi akan berkurang. Klo pengen bunyi nya ilang 100%, sumpel lebih dalam lagi kapasnya, maka bunyi hardisk itu akan hilang. Selamat mencoba!

13 08 2012
Anonymous

Gan.hd aku error..ga bisa d baca sma d instal os..not accesable katanya..

4 05 2012
Anonymous

curhat nich,,,,,

2 06 2012
Anonymous

alhamdulliah HD ane skg uda bener setelah baca blog ente, thanks much..

4 07 2012
ac

mau nanya neh menggenai hard disk.
ane punya hard disk 250 GB.Tidak di partisi.
di bios ke ditect.
di control panel ke ditect.
sedangkan di mycomputer kok munculnya lambat?
trus nama hard disknya kok berubah?
pas mau saya masuk kok lambat banget ya?
tu kenapa ya?
data data ane masih bisa selamat tidak?
terima kasih

17 07 2012
1zzy

Banyak faktor, brur. Cek dulu kabel-kabelnya, apa ada yang longgar, atau bisa jadi pasokan daya dari power supply ente kurang. Coba test di kompie lain. Klo sekiranya masih bisa terbaca, buruan di back up. Cuma itu aja wejangan dari ane.

20 07 2012
MaCruze Faiz

penulis terlalu lebay. gk cocok ngasih tips. cocoknya jadi sutradara sinetron. heheee,,,, maaaf ngritik

28 07 2012
1zzy

buat gue, itu bukan kritik bro, tp pujian! ane emang multitanted, sampe dibilang cocok jd sutradara! thx :D

13 08 2012
herman

Windows installation encountered an unexpected error.verify that the installation sources are accessible, and restart the installation.

Error code: 0xC0000005

Mohon pencerahannya..

2 01 2013
1zzy

Nih artinya :

Instalasi Windows menemui error.verify terduga bahwa sumber instalasi dapat diakses, dan restart instalasi.

Error code: 0xC0000005

by : Google Translate

1 10 2012
lenleeny

saya masih bingung cara menggunakan Stellar Phoenix Windows Data Recovery.
hardisk saya muncul di taskbar tapi enggak muncul di windows. mohon pencerahannya.

6 11 2012
1zzy

googling dulu aja deh bro, ane lagi males bikin pedoman penggunaannya. hehe.. piss :D

29 10 2012
Wahyu

kok bisa ya, dari sekian orang sinting yang saya jumpai hanya anda yang yang sinting berdedikasi, beragama, berpendidikan, dan menurut guwe lo Keren guwe suka gaya lo..

em…langsung keinti
kalau masalah yang aku alami hampir sama, paniknya punsama
hardisk utama saya 80Gb/master untuk windos( Data C) nah cuma terbaca 40GB terus mana 40Gb nya lagi kalau beginikan korupsi. KPK pun dah tak suruh menyelikiki tapi gagal tolong bantu sodara seiman mu…

6 11 2012
1zzy

Kalo menurut analisa gue, 40 Gb data ente itu ga kemana-mana. Beliau cuma ngambek, karena mungkin ente banyak masukin file tidak senonoh ya? Coba ente telusuri dengan puppy linux. Atau, ente beli lagi hardisk yang 40 Gb. Insya Allah, hardisk ente bakal balik jadi 80 Gb lagi, full!

27 12 2012
Cgus

waww bgt…..kasus.a Sma sperti sya

1 01 2013
ScyferDz

hehe, iya nih..
tadi siang ane telat sholat dzhurnya,,
utak-atik komputer, ampe partisi Hilang..

ni alhamdulillah dah balik lagi..
ternyarta partisi letternya ga kebaca..

ni sholat ashra dulu deh. hehe
makasih ya infonya.. ^_^

2 01 2013
1zzy

abis solat Ashar jangan lupa sujud syukur, karena atas nikmat karunia Nya lah, maka partisi letter ente bisa kebaca lagi. dan, jangan lupa bersedekah loh.

4 02 2013
Anonymous

agan top markotop,,,terima kasih banyak gan,,,ane dah pusing gan krn semua data di partisi saya hilang,,,akhir dpt jg,,,semoga agan ukses slalu,,,amin

13 02 2013
1zzy

iya, emang ane sengaja memanfaatkan ‘kemampuan super’ ane itu untuk kepentingan umat.

13 03 2013
NJW

Waduh. Hebat pengalamannya. Thanks atas sharenya. Tapi sy juga sdg menghadapi masalah serupa. HDD, Seagate, 500 GB, dipartisi menjadi 3. Lama bertahan, baik-baik saja. Skr, tanpa sebab yg jelas, hanya partisi sistem yang terbaca. Lainnya, dicheck dg disk management, terdeteksi tapi seperti belum diformat. Kira-kira aplikasi apa yg tepat bwt masalah ini. Bukan tdk mau explor, waktu bwt explorenya dah mepet banged. Trim’s

19 03 2013
1zzy

cukup luangkan waktu 5 menit untuk baca artikel saya, Insya Allah permasalahan teratasi.

8 05 2013
Anonymous

mas…mas….sungguh sdih sangat bacanya …
sekarang drita mu juga gw rasakan ..masalahnya ..data D sya minta diformat, saya harus lakukan apa..tanpa basa basi gw Format..jreang..jreang,,,habis lah sudah smua data terpenting dalam hidup saya …shingga menyebabkan tk bisa tidur 3 hr 3 malm..makan tak lena..
tolong mas bantu juga maslah saya,…saya sudah berdoa bersimpuh malu dihadapan tuhan..hehe (maaf agak lebai)
sya ingin tanya mas.. knapa data yang udah diformat td..gk bisa muncul2 ..udah berbagai aplikasi saya coba termasuk yang mas katakan td..tetap ja data D saya tadi tak terbaca sma sekali,..malah yang C aja Banyk …
tolong mas bantuannya..
balas di ghonie.natuna@gmail.com
please mas help me …

5 07 2013
1zzy

dari yg saya simpulkan, pertanyaannya ada 2 :
1. knp data D yang udh diformat jd ga kebaca?
2. knp data C aja yang banyak?
jawaban :
1. krn data D udah diformat
2. krn data C ga diformat

ya, next!

16 05 2013
Anonymous

lebay

5 07 2013
1zzy

lebay tp gagh alay khaann,, ^_^ V ,,

ya, Next!

21 05 2013
Anonymous

Mantaaaap…makasih ilmunya gan :)

21 05 2013
papihbella

Allahuakbar…!!! berhasil bro, asli ane terimakasih yg sedalam2 dr lubuk hati yg terdalam berkat tutorial lo koleksi lagu2 n film ***** ane yg 300Gb ;p hasil download an dr th 2000 semua nya balik, rasanya ane mau bikin tumpengan nih sekarang saking bahagianya :D

Kasusnya persis kaya lo bro, awalnya ane udah pucet 2 hari ngak bisa makan ngak bisa tidur rasanya cmn mau nangis garuk2 aspal hahahaha… trus ane browsing2 kali aja ada yg senasib sepenanggungan ehh nyampe lah ane dimari trus ane ikutin tutorial nya pelan2 pake jurus siapa tau sembari sebelum operasi bikin kopi dulu n bakar rokok tarik dalem2.

Sekali lg makasih bro alhamdullilah…

ps: ngobrol2 trus skrg kan hd data nya udah kebaca basic nih, perlu dibalikin lg di dynamic ngak?

5 07 2013
1zzy

@ anonym & papihbella :
berterimakasih lah sm Tuhan, krn udh menciptakan ‘sang penyantun ilmu’ seperti gue.. hahahaha!

17 07 2013
adi kasep

gan . easeUS itu ya file”ane ke baca . tapi kenapa malah recover data yah . pdahal dsitu nya udah plih partisi recover . tapi itu bkan balikin partisi , mlah recover datanya . mlah mnta backup .

18 09 2013
Anonymous

mw nanyak gan, gua install linux juga tpi malah gua hapus partitionnya gua jadiin partisi bwt windows jdi ketika booting muncul tulisan Unkwon : File System,
solusinya gmna y gan?
mhon pncrahannya

19 09 2013
yoko

thank bro, artikel anda sangat bermanfaat, aku juga sempat putus asa juga seminggu kemarin , harddisk wd green caviar 1,5 TB ngga kedetect , data nya fulll. sampai lemes cari cara balikin data. abis baca artikel bro 1zzi , bener2 mantap, sekarang data ngga jadi ilang , dah bisa kedetect harddisk nya,, makasih banget atas artikelnya ya , muantapp banget

7 03 2014
Anonymous

salute

20 03 2014
Anonymous

Malam bro, aku punya hardisk 320 gb, dipartisi jadi 2 78 gb dan 222 gb. Suatu saat harddisknya error yang 78 gb bisa terbaca sedangkan yang 22 gb bisa terbaca tapi tidak bisa dilihat filenya. Kira-kira bisa nggak direcovery ? Thanks infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: